Kisah Nyata: Pengalaman Suami dengan Dunia Lain (9)
Semakin hari, suami semakin jelas dan beragam melihat makhluk halus. Semakin hari juga, suami menganggap mereka seperti manusia biasa.
"Lama-kelamaan biasa aja. Udah kayak manusia biasa. Mereka berkeluarga. Mereka melakukan jual-beli. Dan sebagainya."
Tingkatan suami pun meningkat. Yg awalnya hanya bisa merasakan dan melihat, sudah bisa melihat ke depan. Istilahnya, menerawang. Kemampuan ini juga terjadi begitu aja.
Beberapa kali teman sekamar mengetes kemampuan suami.
"Coba ibuku kayak gimana perawakannya?"
"Siapa nama ibu kamu?"
"Tini,"
Kemudian suami menjelaskan seperti apa Ibu Tini, hingga letak tahi lalat.
Apa yg dijelaskan suami, dibenarkan oleh orang yg bersangkutan. Masih belum percaya, teman suami juga mengetes kemampuannya. Hasilnya tetap sama, penjelasan suami sesuai dengan yg diketahui si pengetes.
Semenjak itu, suami terkenal di kalangan santri. Terkenal sebagai penerawang. Suami juga bergabung ke dalam geng penerawang bersama senior-senior. Enggak apa-apa lah, dibanding ikut geng motor yg anarkis. Wkwkwk.
Hingga suatu hari, kemampuan suami meningkat lagi. Suami ahli menemukan barang yg hilang. Bukan seperti detektif yg mengumpulkan puzzle-puzzle bukti, suami lebih keren. Lewat penerawangan. Wkwkwk.
Ketika ada kasus kehilangan barang, ketika itu juga suami beraksi. Hanya tinggal sebutkan barang apa yg hilang. Suami bisa langsung mengetahui letaknya di mana. Barang yg hilang pun ditemukan. Semenjak itu juga, suami menjadi akrab dengan para senior termasuk para pengawas atau keamanan.
Saat Mei tanya, gimana proses penerawangan itu, suami cuma bilang,
"Ya, keliatan gitu aja,"
Hingga akhirnya tingkatan suami meningkat lagi. Suami bisa melihat waktu kematian dan cara seseorang meninggal hanya dengan melihatnya.
Bersambung....
Komentar
Posting Komentar