Kisah Nyata: Pengalaman Suami dengan Dunia Lain (13)
Cinta ditolak, dukun bertindak. Itu yg dilakukan oleh seorang perempuan kepada Cak S.
Tahun 2007, usaha jual-beli sapi Ayah masih ramai. Cak S adalah sepupu yg ikut membantu ayah dalam menjalankan usahanya. Diberi upah 50.000 dalam sehari, pada saat itu, jauh dari cukup.
Cak S jatuh cinta kepada seorang janda beranak tiga. Sebut saja namanya Tias. Tapi, ayah melihat sesuatu yg enggak beres sama Cak S.
Tahu bahwa melarang Cak S untuk menjauhi Tias adalah hal sia-sia. Ayah membuat strategi lain. Mengenalkan dan menjodohkan Cak S dengan perempuan lain. Mengandalkan kekuatan koneksi dan lobi-melobi, membuat ayah cepat menemukan calon istri Cak S.
Cak S enggak bisa menolak. Hari pernikahan pun segera dilaksanakan.
Seperti biasa, di malam sebelum esok paginya akad pernikahan, diadakan pengajian. Semua berjalan lancar.
Pletak!
Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari kamar depan. Disusul dengan teriakan dari tiga orang wanita yg berlari menjauhi kamar.
Lantainya hancur. Seperti ada pergeseran dalam tanah.
Ayah yg sedang di lokasi, dengan sigap menghubungi Pak Lik N.
"Santet ini. Coba panggil Misbakh," pesan Pak Lik N.
Suami menjadi asduk, asisten dukun. Wkwkwk.
"Misbakh, cari garam kasar. Trus taburin ke kamar tadi. Jangan biarin Cak S tidur malam ini,"
Malam itu, banyak orang yg menemani untuk berjaga. Ngobrol, ngopi, ngerokok, sampai ngegaplek.
Sekitar jam tiga, Cak S ketiduran. Apa yg terjadi?
Suami yg sedang duduk di samping Cak S melihat hitam besar dengan kuku yg panjang, hitam, dan tajam. Sosok itu mencekik leher Cak S.
Tubuh Cak S bergerak ke segala arah. Kejang.
Suami berteriak, meminta pertolongan.
Semua orang yg ada di sana, berusaha membangunkan Cak S.
Tidak lama, Cak S terbangun. Dan kejadian itu berlangsung tidak lebih dari lima menit.
Mereka bergadang hingga akad pernikahan selesai.
"Nggak usah dibales, santetnya kadaluarsa kalau selesai akad."
Bersambung....
Komentar
Posting Komentar